Tugas Mandiri Jaringan komputer

 

Tugas Mandiri

Nama : Iwan Kusnandi   

NIM : 12207073      

Kelas : 12.4A.15    


 

1.Jelaskan Fungsi-Fungsi dari Protokol di bawah ini:

a) ICMP

     Adalah salah satu protokol inti dari keluarga protokol internet. ICMP utamanya digunakan oleh sistem operasi jaringan komputer untuk  mengirim pesan kesalahan yang disebutkan, sebagai contoh, bahwa tujuan komputer tidak dapat dijangkau .

b) POP3

    digunakan untuk menerima email dan menyimpannya di dalam email server sampai ada user yang berhak mengakses akun tersebut. Sementara SMTP atau Simple Mail Transfer Protocol digunakan untuk mengirimkan email ke dalam web server

c) SMTP

    adalah salah satu protokol standar di jaringan internet yang digunakan untuk pengiriman email dari email lokal ke mail server hingga dikirimkan ke alamat email penerima

d) FTP

    FTP atau File Transfer Protocol merupakan protokol yang bertugas menjembatani pertukaran informasi di dalam suatu komputer melalui suatu jaringan dengan koneksi TCP (Transmission Control Protocol). Ketika Anda sedang mengakses internet, Anda sebenarnya menggunakan berbagai jenis protokol.

e) ARP

    atau Address Resolution Protocol merupakan sebuah protokol yang bertanggung jawab mencari tahu Mac Address atau alamat hardware dari suatu Host yang tergabung dalam sebuah jaringan LAN dengan memanfaatkan atau berdasarkan IP Address yang terkonfigurasi pada Host yang bersangkutan.

 

2. Berikan Penjelasan Mengenai kelebihan dan Kekurangan Ipv4 dan

IPv6?

sebuah.       Protokol Internet versi 4        

Kelebihan :

-          Tidak mensyaratkan ukuran paket pada link layer dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 576 byte.

-          Pengelolaan informasi rute yang tidak memerlukan seluruh 32 bit tersebut, melainkan cukup hanya bagian jaringannya saja, sehingga informasi rute yang besar disimpan di router, menjadi kecil. Setelah alamat jaringan diperoleh, maka organisasi tersebut dapat secara bebas memberikan alamat bagian host pada masing-masing hostnya.

  Kekurangan :

-          Panjang alamat 32 bit (4bytes).

-          Dikonfigurasi secara manual atau DHCP IPv4.

-          Dukungan terhadap IPSec diaktifkan.

-          Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan pada router, menurunkan kinerja router.

-       IPv4 yang hanya memiliki panjang 32-bit (jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4.294.967.296          alamat). IPv4, meskipun total alamatnya mencapai 4 miliar, pada kenyataannya tidak sampai 4 miliar alamat, karena ada beberapa batasan, sehingga implementasinya saat ini hanya mencapai beberapa ratus juta saja.

b.        Protokol Internet versi 6       

Kelebihan :

·         Format tajuk baru Header baru IPv6 lebih efisien daripada header pada IPv4 (karena memiliki overhead yang lebih kecil). Hal ini diperoleh dengan menghilangkan beberapa bagian yang tidak penting atau yang diminta.

·         J umlah alamat yang jauh lebih besar Dengan spesifikasi bit untuk alamat standar sebanyak 128-bit memiliki arti IPv6 akan mampu menyediakan 2 128  kemungkinan alamat unik. Walaupun tidak semuanya akan dipilih namun sudah cukup untuk keperluan masa depan sehingga teknologi semacam NAT pada IPv4 sudah tidak perlu lagi digunakan.

·         Infrastruktur routing dan pengalamatan yang efisien dan hirarkis. Arsitektur pengalamatan IPv6 yang hirarkis membuat infrastruktur routing menjadi efisien dan hirarkis juga. Adanya konsep skup juga memudahkan dalam manajemen pengalamatan untuk berbagai mode teknologi transmisi.

·         Kemampuan Plug-and-play melalui stateless maupun statefull address auto-configuration. Pada teknologi IPv6, sebuah node yang memerlukan alamat bisa secara otomatis mendapatkannya (alamat global) dari router IPv6 ataupun cukup dengan mengkonfigurasi dirinya sendiri dengan alamat IPv6 tertentu (alamat link local) tanpa perlu adanya server DHCP seperti pada IPv4. Hal ini juga akan memudahkan konfigurasi. Hal ini penting bagi kesuksesan teknologi pengalamatan masa depan karena di Internet masa depan nanti akan semakin banyak node yang akan terkoneksi. Perangkat rumah tangga dan bahkan manusia pun bisa saja memiliki alamat IP. Tentu saja ini mensyaratkan kesederhanaan dalam konfigurasinya. Mekanisme konfigurasi otomatis pada IPv6 ini akan memudahkan tiap host untuk mendapatkan alamat, menemukan tetangga dan router default bahkan menggunakan lebih dari satu router default untuk redundansi dengan efisien.

·         Keamanan yang sudah menjadi standar built-in.Jika pada IPv4 fitur IPsec hanya diaktifkan maka pada IPv6 fitur IPsec ini menjadi spesifikasi standar. Paket IPv6 sudah bisa secara langsung diamankan pada layer network.

·         Dukungan yang lebih bagus untuk QoS Adanya bagian (field) baru pada header IPv6 untuk identifikasi trafik (Flow Label) dan Traffic Class untuk prioritas trafik membuat QoS yang lebih terjamin dapat diperoleh, bahkan ketika payload dari paket terenkripsi dengan IPSec dan ESP.

·         Berbagai protokol baru untuk keperluan interaksi antar node . Adanya protokol baru misalnya Network Discovery dengan komunikasi multicast dan unicast yang efisien dapat menggantikan komunikasi broadcast ARP untuk menemukan tetangga dalam jaringan.

·         Ekstensibilitas. 

·         Di masa depan IPv6 dapat dikembangkan lagi fitur-fiturnya dengan menambahkanya pada extension head.

 

Kekurangan :

·         Operasi IPv6 membutuhkan perubahan perangkat (keras dan/atau lunak)  yang baru yang mendukungnya. 

·         Harus ada pelatihan tambahan, serta kewajiban tetap mengelola jaringan IPv4, karena masih banyak layanan IPv6 yang berjalan di atas IPv4.

Comments